Apa sih nasehat yang paling sering dikatakan ortu
sama lo? Rajin belajar? Jadi orang sukses?
Dulu, pas gua masih kecil dan polos, sekitar umur 8
tahunan lah. Gua dan Mak seringkali duduk berdua di depan teras, sambil
ngeliatin orang yang baru pulang dari kegiatannya masing-masing. Biasanya, Mak akan menyeruput tehnya sedikit, terus bilang
“Nak, kamu itu harus jadi orang baik. Jangan jadi
orang jahat. Nanti gak masuk surga.”
Gua hanya manggut-manggut, sambil asik ngupil. Ngupil
adalah kebiasaan yang sulit gua hilangkan, bahkan hingga sampai saat ini. Entah
kenapa ngupil selalu memberikan sensasi tersendiri. Kalau belum dapat, terus
dijelajahi tiap milimeternya. Makanya lubang hidung gua diameternya sebesar 30
cm. Trus kalau upil udah dapat, pasti dipilin-pilin kecil, dan ditembakkan ke
sembarang arah.
Tapi, gua ngupil bukan karena gak menghargai Mak,
namanya juga masih anak-anak. Tau apa. Berlarian kesana-kemari tanpa sehelai
benang pun, dengan titit yang terus bergoyang naik turun. Sama sekali gak ada
malunya.
Gua emang kurang akrab sama Mak. Gua lebih akrab ke
nenek. Tapi semua nasihat Mak maupun Nenek, tetep gua usahakan untuk
dijalankan. Ya, walaupun ada kadang-kadang yang gak sih.
Dan tentang nasihat untuk jadi orang baik, kayaknya
bakal jadi nasihat umum semua orangtua kepada anaknya. Tentu gak ada orangtua
yang pengen anaknya jadi pelaku kriminal, pecandu narkoba, atau pelaku PHP. Gak
ada. Semua ingin anaknya menjalani kehidupan yang lurus, tanpa melenceng kesana
kemari.
Gua bertumbuh dengan tetap memegang teguh keyakinan
untuk tetap menjadi orang baik. Dan melihat tingginya tingkat kriminalitas di
negara tercinta ini, membuat gua geleng-geleng kepala. Bukan karna gua lagi
denger musik DJ. Bukan.
Gua hanya prihatin, mereka yang melakukan kejahatan,
mungkin kekurangan kasih sayang dari orangtua mereka. Tidak ada yang menasihati
mereka untuk menjadi orang baik. Ah kasihan sekali.
Pasti sebagian besar dari kita, memimpikan dunia
yang penuh dengan kedamaian. Tidak ada peperangan, tidak ada tindak kejahatan. Semua
saling tolong menolong. Pasti indah banget kalau dunia damai kan? Betul gak? Betul
gak?
Salah !
Setelah gua menjalani proses perenungan yang dalam.
Gua baru sadar, kalau kejahatan itu perlu ada, dan kedamaian sempurna adalah
mimpi yang tidak akan pernah bisa kita wujudkan. Kecuali di akhirat. Itupun
kalau lo masuk sorga.
Kenapa gua bilang gitu?
Karena menurut gua, kedamaian sempurna itu adalah
suatu keadaan yang sangat membosankan.
Lo tau gak, apa efek kalau kejahatan itu dimusnahkan
dari dunia ini?
Yang pertama, gak akan ada yang namanya industri
film. Kenapa? Karena inti dari film adalah perang antara kebaikan dan
kejahatan. Bahkan film bokep sekalipun. Ada setan yang masuk ke sorga. Itukan
kebaikan dan kejahatan juga.
Lo bayangin aja ada film, tapi sama sekali gak ada
kejahatannya. Apa serunya film semacam itu? Superman cuma keliling kota
memamerkan sempak barunya. Spiderman cuma berayun tanpa tujuan yang pasti.
Rambo cuma nembakin pohon. Film tanpa adanya konflik, pasti sangat membosankan.
Dan konflik yang luar biasa itu, ya kebaikan vs kejahatan.
Sinetron juga gak bakalan ada. Lo tau sendiri kan
cerita sinetron kayak mana, pasti tentang jahat dan baik. Dan kalau kejahatan
ditiadakan, roh sinetron pasti ilang. Karna peran antagonisnya gak ada.
Dimana letak keseruannya? Ya, meskipun gua gak tau apakah sinetron itu seru
atau gak, dan kalaupun sinetron hilang, gua bakal bersyukur banget.
Film-film keren semacam Superman, Thor, Rambo, dan
lain-lain gak akan pernah lo nikmati. Lo juga gak bakal punya cita-cita aneh
semasa kecil. Entah jadi Superhero, Wonder Woman, Power Rangers, Kamen Raider,
dan lain lain. Lo mau numpas apa kalau gak ada kejahatan? Cita-cita lo mungkin
bakal berubah jadi pengen kayak Dora, Teletubbies, atau Catdog?
Yang kedua, kejahatan akan menambah tingkat
pengangguran. Iya jelas, kalau kejahatan gak ada, pasti angkatan bersenjata gak
ada. Kalau angkatan bersenjata gak ada, mereka bakalan jadi pengangguran dan
akan semakin menambah tinggi persaingan mencari pekerjaan. Angkatan bersenjata
bekerja aja, pengangguran banyaknya minta ampun. Apalagi kalau angkatan
bersenjata ikutan jadi pengangguran. Walah walah.
Yang ketiga, tanpa adanya kejahatan maka dunia ini
akan semakin sesak. Ada teori evolusi yang diajarkan oleh dosen gua, bahwa
memang dalam kehidupan akan ada kejadian yang membuat sebagian atau seluruh
generasi itu mati. Baik karena bencana alam, atau karena ulah manusia. Itu
adalah proses alamiah. Contohnya kayak gempa di Aceh, Topan Haiyan di Filipina.
Yang tewas gak cuma satu atau dua orang. Tapi ribuan. Itulah cara alam
mengendalikan keseimbangan.
Tsunami aceh itu sudah pernah terjadi ratusan tahun
sebelumnya, dan akan terjadi lagi ratusan tahun mendatang. Karena memang itulah
cara alam mengendalikan populasi.
Memang kedengarannya keji, tapi peristiwa Holocaust,
genosida, perang dunia, memang seharusnya ada. Supaya populasi manusia terus
terjaga. Coba lo pikir, kalau sejak Adam sampai saat ini, selalu damai. Tidak
ada perang. Tidak ada bencana alam. Sudah pasti kita akan menginvasi planet
lain. Karena bumi sudah terlalu sesak menampung jumlah manusia yang terus
berkembang
Yang terakhir, kalau kedamaian sempurna itu terjadi,
sudah pasti dunia akan kiamat. Kenapa? Ya buat apa lagi hidup di dunia kalau
memang sudah damai. Tidak ada perang. Semua orang mempercayai satu Tuhan.
Bukankah lebih baik kiamat, dan kita semua ke sorga?
Gua buat artikel ini bukan menghasut lo supaya
menjadi orang jahat. Hanya sekedar memberi cara pandang baru kepada lo. Jangan
memandang sesuatu dari satu sisi saja. Karna sisi yang paling buruk sekalipun,
pasti mempunyai sisi baik. Karena kebaikan dan kejahatan itu pasti akan
sejalan. Mereka bagaikan dua sisi mata uang. Tidak bisa dipisahkan.
Cobalah memandang sesuatu dari segi positifnya. Maka
lo akan menemukan, bahwa banyak hal menarik di dunia ini, yang terlewat begitu
saja dari perhatian kita.
Semoga dengan membaca ini, pemikiran lo tentang hal
baru lebih terbuka. Tapi gua tetap menerima segala kritik dan saran dari lo
semua. Silakan tuliskan semua keresahan hati lo mengenai artikel ini di kotak
komentar. Atau lo ada pendapat yang lebih keren lagi. Ayo, berbagi.