Showing posts with label tantangan. Show all posts
Showing posts with label tantangan. Show all posts

Wednesday, July 9, 2014

Penutup #7HUD



Program 7 Hari Upgrade Diri resmi selesai pada hari minggu kemarin. Gua  memang tidak menceritakan di blog mulai dari hari kelima sampai ketujuh. Gua cuma gak pengen blog gua terasa sesak. Jadi gua rangkum aja di artikel penutup 7 Hari Upgrade Diri ini.

Selama mengikuti program ini, gua akui, gua lebih bisa fokus untuk mengerjakan sesuatu. Gua mengejar apa yang menjadi target di to-do list. Gua berlatih untuk mengalahkan rasa malas, mengabaikan godaan dan menempa diri menjadi lebih baik.

Selama 7 hari ini, gua lebih fokus kepada belajar bahasa Inggris dan terus mengasah cara menulis. Gua juga mencoba hal-hal baru seperti menulis menggunakan tangan kiri, mempelajari photoshop dan masih banyak lagi.

Gua juga belajar untuk merelakan hal-hal yang walaupun setelah gua coba, memang itu bukan bidang gua. Tak apa, setidaknya gua masih mampu di hal-hal lain.

Intinya, semua itu berguna untuk gua. Jadi, gua sangat berterimakasih kepada kakci yang telah mau mengenalkan program ini kepada gua. Mengizinkan untuk ikut bergabung,bisa menjadi tempat curhat sekaligus guru bahasa Inggris. You are such a wonderful sister.

Gua juga udah memutuskan, bakalan terus melanjutkan program upgrade diri ini. Berusaha menjadikannya sebagai gaya hidup gua. Karena ini positif banget, beneran. Buat lo yang selalu bertanya tentang mental block dan metode mencatat impian, program upgrade diri hampir sama dengan itu. Lagian, tidak ada salahnya sekedar mencoba program ini. Nothing to lose, kan?

Kalau lo pengen ikutan program ini juga, silahkan hubungi kakci. Dengan senang hati dia bakal mengajarkan semuanya sama lo. Kalau lo merasa cocok dengan program ini, silakan lanjutkan. Kalau tidak ya, setidaknya ada pengalaman baru yang udah lo coba.

Kemampuan diri kita, ditentukan oleh kita sendiri, bukan orang lain. Jadi, apakah lo mau berubah lebih baik dari sekarang, atau tetap menunggu waktu yang tepat? Itu semua terserah lo. Pilihan selalu ada. So, choose wisely J
Lanjut Baca Terus >>>

Thursday, July 3, 2014

Hari Ke-4 dari #7HUD

Tidak ada kata ajaib untuk hari ini. Entah kenapa, Kakci malah menyuruh gua untuk merenungkan....

 “Apakah kamu masih mau lanjut, atau malah ingin berhenti dan menyerah? Choose wisely.”

Selama 4 hari mengikuti program 7 Hari Upgrade Diri, gua akui belum ada dampak maksimal yang gua rasakan. Gua belum merasakan seperti semangat yang begitu menggelora di hati. Gua belum merasakan itu semua. Kenapa? Karena gua percaya dengan proses.

Ini masih hari ke-4. Dan menurut gua, wajar kalau gua merasa belum mendapat hasil maksimal. Tapi, satu yang pasti, program ini melatih kedisplinan gua. Melatih gua untuk fokus, melatih gua untuk menyelesaikan tugas yang telah gua rancang sendiri.

Di hari keempat ini, gua menantang diri sendiri untuk tidak menggunakan hp seharian penuh. Kelihatannya remeh mungkin, tapi tidak bagi gua yang sudah menganggap hp ibarat rumah kedua. Siapa sih, di jaman sekarang, yang bangun pagi, tidak ngecek twitter, ngecek fb, ngecek chat.

Gua mau meninggalkan rutinitas itu seharian. Ingin merasakan seperti dulu, ketika penggunaan hp belum marak seperti sekarang, ketika gua lebih banyak bermain di luar rumah daripada mendekam di kamar sambil mengusap layar hp.

Gua masih ingin melanjutkan kegiatan ini. Bahkan mungkin sampai seterusnya dan menjadikan program ini sebagai gaya hidup gua. Gua gak mau menyerah sekarang.
Meskipun kadang pikiran negatif gua muncul..

Alahh. Ngapain dilanjutin. Buang-buang energi aja. Ini lagi masa liburan. Mendingan santai aja.”
“Jangan sia-siakan liburan lo dengan melakukan kegiatan. Hidup itu harus dinikmati, men”

Godaan itu memang kuat banget. Apalagi godaan dalam diri sendiri. Begh... itu lebih kuat dari godaan goyangan dada Jupe.

Tapi, gua gak mau apa yang gua lakuin selama empat hari ini sia-sia.
Mungkin kalau gua terus melanjutkan kegiatan ini, gua gak merasakan apa-apa.
Mungkin kalau gua juga menyerah, gua gak merasakan apa-apa.

Tapi, setidaknya gua telah mencoba, telah mendapat pengetahuan baru, telah mengalami rutinitas yang baru, dan gua percaya itu akan membentuk gua menjadi manusia yang lebih baik lagi.

Jadi, apakah lo juga gampang menyerah untuk hari ini? Keep trying fellaz, because you never know, how close you are to the treasure.



Silakan berbagi pengalaman ketika lo sedang ingin menyerah tapi terus berusaha bangkit. Let others know.

Juga jangan lupa follow blog gua, supaya lo tetap dapat informasi artikel terbaru dari blog gua.

Salam super pake dua jari.
Lanjut Baca Terus >>>

Hari Ke-3 dari #7HUD



Truth. Kebenaran.Kebenaran tidak akan goyah. Sesuatu itu akan jadi benar, atau jadi salah. Kebenaran memberikan kita dasar yang kuat untuk bertolak menuju impian kita. Kebenaran dapat menguatkan, menyemangati dan menuntun kamu dengan tepat. Semua orang pernah menjadi salah, tapi perlu berkali-kali salah untuk menjadi benar, bukan? 

Pada hari ketiga dari 7 Hari Upgrade Diri, gua mendapat kata ajaib Truth.

Kebenaran. Seberapa sering kita mempraktekkan kata ini dalam kehidupan sehari-hari? Bahkan seringkali yang benar malah dicaci, dan yang salah dipuja. Kebenaran dan kesalahan kadang saling bercampur baur, tumpang tindih, sehingga susah sekali dibedakan.

Pada hari ketiga ini, gua mencoba untuk menjadi “benar”. Gua tidak bermaksud menjadi seorang alim ulama. Hanya ingin mempraktekkan kebenaran sesuai dengan norma hukum dan norma agama.

Apakah kebenaran berpengaruh dalam harapan? Well, gua tidak mau munafik. Kadang juga dibutuhkan sedikit kelicikan yang dibalut kekreatifan, agar mencapai harapan. Nah, masalahnya, maukah kita mengotorkan tangan kita dengan cara demikian? Apakah kita bisa menikmati harapan yang terwujud, sementara proses mewujudkannya dipenuhi dengan kelicikan.

Orang benar di masa sekarang susah sekali ditemukan. Karena kebenaran kadang malah kita jumpai di tempat yang tidak terduga. Siapa sangka gelandangan, ketika menemukan sekarung uang di tong sampah, malah mengembalikan uang tersebut ke pemiliknya dengan bantuan polisi.

Wah, kalau gua mungkin udah gua pake tuh duit untuk foya-foya.

Siapa sangka juga, di tempat yang kita anggap sebagai sarang kebenaran, ternyata itu hanyalah topeng semata. Seperti Mahkamah Konstitusi yang seharusnya menjadi pilar terakhir dalam menegakkan kebenaran dan keadilan, ternyata hakimnya sendiri jadi tersangka korupsi.

Kebenaran itu tidak relatif. Kebenaran itu mutlak. Kebenaran itu cuma satu.
Tidak mungkin ada dua kebenaran dalam satu kejadian yang sama. Itu kerancuan.

Menjadi “benar” ternyata susah-susah gampang. Seperti ketika pagi-pagi sudah disuguhi goyang erotis di tivi. Separuh hati ingin terus menikmati, dan separuh hati berteriak bahwa ini tidak benar. Jangan meracuni otakmu dengan hal seperti ini.

Akhirnya, gua menghela napas berat, lalu mematikan tivi. Yah, walaupun diiringi sedikit rasa tidak rela, setidaknya gua telah mencoba untuk bertindak benar.

Jadi, sudahkah lo bertindak atau mencoba untuk bertindak benar hari ini?

Silakan berbagi pengalaman di kotak komentar.
Jangan lupa folllow blog gua, supaya lo dapat informasi tentang artikel terbaru dari gua.


Lanjut Baca Terus >>>

Tuesday, July 1, 2014

Hari Ke-2 dari #7HUD




Attention. Perhatian Rasakan motivasi segar yang kamu rasakan ketika perhatianmu sepenuhnya berada pada lembar to-do list di hadapanmu. Ketika kamu sedang berada dalam momen itu, momen ketika perhatianmu fokus pada task yang harus kamu lakukan, kamu tidak lagi butuh motivasi dari orang lain. Kamu sedang MENGALAMI MOTIVASI dari dalam dirimu sendiri. Dan dalam momen itu juga, kamu akan merasakan kekuatan perubahan yang dibawa oleh sebuah motivasi yang dimulai dari dirimu sendiri. Dan di momen itu, kamu menyadari, kamu memotivasi hidupmu jadi lebih hidup. Dan ketahuilah, motivasi itu menular.

Entah kenapa gua selalu gagal memahami maksud dari kata ajaib dalam program 7 Hari Upgrade Diri. Kak Aci kembali harus menjelaskan kepada gua tentang attention.
Gua jarang merasakan motivasi segar. Yang sering buah segar. Buah dada.

Eh puasa ya. Maaf.

Gua sudah berusaha fokus kepada to-do list yang gua lakuin. Tapi bukan fokus yang ada, gua malah melamun, men. Beneran.

Gua coba lagi, kali ini ada motivasi yang terpercik sedikit. Tapi abis itu surut. Apakah stok motivasi dalam diri gua udah habis?

Ya sudahlah. Gua lakuin saja to-do listnya. Lagi-lagi gua gagal dalam to-do list pertama. Bangun jam 5. Sumpah, itu susah banget. Padahal Kak Aci udah mau bangunin gua jam 5. Tapi emang gua yang ngehek, gua memutuskan untuk tidur. Maafkan aku kak. Lain kali, kalau nelpon ada suaranya ya. Biar aku cepat ‘bangun’

Sebelum menyelesaikan postingan ini, gua telah menyelesaikan to do list, untuk membuat cerpen.

Di tengah-tengah cerita, ide gua mampet. Hati menggoda supaya gua memutuskan untuk berhenti. Udahlah, ngapain dilanjutin. Besok juga masih ada waktu. Sekarang mending senang-senang dulu aja.

Tuh kan. Godaanya mengerikan banget. Lebih mengerikan dari cewek jadi-jadian di pinggir jalan tiap malam. Tapi gua tatap lembar todo list di cermin kamar, dan energi itu datang. Gua pasti bisa ngerjain ini. Harus bisa. Aku bisa, aku pasti bisa, ku tak mau berputus asa.

Enggg. kok malah nyanyi ya?

Gua bertahan dan akhirnya bisa menyelesaikan cerpen tersebut. Yihaaa. Menyenangkan rasanya menambahkan satu tanda centang di lembar to do list.

Yang paling susah memang menahan godaan. Banyak banget yang berusaha memalingkan gua dari membuat cerpen. Acara komedi di tv, adek sepupu yang lagi main PES dan sengaja teriak kencang, hape yang udah tang ting tung karena notif. Dan disitulah kegunaan attention. Perhatian. Fokus.

Jika kita fokus kepada suatu hal. Nothing can stop you, except God and yourself.

Nah, begitulah Hari Ke-2 dari 7 Hari Upgrade Diri 

Jadi, apakah kamu sudah fokus dalam mengerjakan sesuatu?
Let me know.

Jangan lupa follow blog gua, supaya lo selalu dapat update artikel terbaru. Ciaooo.


Lanjut Baca Terus >>>

Hari-1 dari 7HUD




Hope atau harapan.Mungkin bagi beberapa orang, harapan adalah sesuatu yang kosong. Tapi bagi sebagian orang lagi, harapan bisa jadi pemacu motivasi. Bagi kamu, apa itu harapan? Omong kosong atau cambuk? Apakah kamu melihat harapan sebagai prototype dari masa depanmu? Kalau belum, cobalah. Apa harapanmu hari ini untuk seminggu ke depan? Apa harapanmu hari ini untuk sebulan ke depan? Rajinlah menulis harapanmu. Coret harapan yang sudah terkabulkan. Dan dalam satu minggu, satu bulan, sampai satu tahun saja, kamu akan melihat betapa hidup kamu luar biasa ketika kamu mau mencoba menjadikan harapanmu sebagai senjata untuk maju meraih masa depanmu.

Bingung kenapa gua tiba-tiba nulis kayak gitu? Jadi gini, gua lagi ikutan 7 Hari Upgrade Diri yang diadakan oleh KakciJadi dengan ikutan ini, gua sih berharap ada kemajuan di dalam diri gua. Gua berharap dengan ikutan kegiatan ini, bisa meningkatkan skill gua.

Pertama kali baca kalimat tentang harapan tadi, gua cengo. Gak bisa mencerna hubungan antara harapan dengan 7 Hari Upgrade Diri. Tapi setelah dijelaskan sama kakci, gua perlahan bisa ngerti.

Jadi apa harapan gua? harapan gua tidak muluk-muluk, tapi tidak semua orang bisa mewujudkan harapan ini.

Gua berharap selalu bahagia.

Apakah mudah untuk selalu merasa bahagia? Yah mudah untuk dikatakan memang. Tapi kenyataannya sangat sulit dilakukan.

Bahagia hanya dapat kita peroleh jika hati kita telah ditempa sedemikian rupa, agar terbiasa bersyukur dalam segala hal. Terbiasa ikhlas jika suatu masalah menghampiri kita. Ikut bergembira ketika teman bahagia, bukan malah mencibir di belakang. 

Nah, karena itu. Gua berharap bisa selalu bahagia. Dengan gua berbahagia, gua bisa menularkan kebahagiaan ke orang sekitar gua. Dan orang itu juga akan menyebarkan kebahagiaan ke orang lain. Begitu terus.

But, first. Let’s start with ourself.

Satu yang harus kita pahami dan sadari ketika berharap. Harapan bisa saja tidak terjadi. Harapan kita bisa berbeda 180 derajat dengan kenyataan. 

Dan pasti kecewa akan datang. Tapi jangan biarkan harapanmu pupus. Kembangkan harapan-harapan baru. Percayalah, Tuhan selalu mendengar doa dan harapan umat-Nya.

Jadi, apa harapanmu?

Lanjut Baca Terus >>>